“Paus Baru” — Peristiwa-peristiwa Terakhir dalam Nubuat
Fakta Menarik: Paus Leo I, yang kadang-kadang dikenal sebagai “Leo Agung,” memerintah dari tahun 440 hingga 461 M. Ia dengan gigih memerangi apa yang dianggapnya sebagai bid’ah dan menjadi pembela utama supremasi kepausan, dengan keyakinan bahwa tahtanya sendirilah yang memegang kuasa “yang diberikan Kristus kepada Santo Petrus.”
Pernahkah Anda merasakan bahwa suatu momen dalam sejarah jauh lebih dari sekadar berita—bahwa itu adalah penanda yang mengarah ke sesuatu yang jauh lebih besar? Nah, saya percaya bahwa pemilihan Paus Leo XIV menandai perubahan besar dalam Gereja Katolik Roma, dunia, dan nubuat itu sendiri!
Untuk pertama kalinya, seorang Amerika naik tahta kepausan untuk memimpin 1,4 miliar umat Katolik di dunia. Peristiwa yang belum pernah terjadi sebelumnya ini mungkin menandakan bahwa peristiwa-peristiwa nubuat yang menggemparkan dunia sedang mendekat.
Namun yang paling penting, apa artinya hal ini bagi mereka yang belum pernah mendengar pesan ketiga malaikat dan masih terjebak secara rohani di Babel? Izinkan saya menjelaskan mengapa momen ini menuntut perhatian dan tanggapan segera dari kita …
Paus Baru, Era Baru
Setelah kematian Paus Fransiskus pada bulan April, kenaikan cepat Kardinal Robert Prevost mengejutkan dunia. “Misionaris yang tenang dan terlatih dalam hukum” dengan pengalaman diplomatik ini menjadi tokoh berpengaruh global dalam semalam.
Misa pelantikannya secara mencolok menarik para pemimpin paling berkuasa di dunia, termasuk Wakil Presiden JD Vance (yang sendiri seorang Katolik Roma), delegasi Kongres AS yang bipartisan, dan bahkan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy.
Kepausan bersejarah ini menimbulkan kekhawatiran bagi para pelajar Alkitab yang memahami peringatan Kitab Suci tentang perpaduan antara gereja dan negara yang mengarah pada penganiayaan yang belum pernah terjadi sejak Reformasi Protestan!
“Tempat Allah Yang Mahakuasa”
Paus Leo XIV mengambil namanya dari Paus Leo XIII, yang dengan berani menyatakan, “Kami memegang tempat Allah Yang Mahakuasa di bumi ini.” Paus Leo XIII juga merupakan pendukung kuat ibadah hari Minggu. Dalam pertemuan pertamanya dengan para kardinal, paus baru ini berjanji untuk mengikuti jejak pendahulunya.
Paus baru ini juga telah berjanji untuk melanjutkan tujuan Fransiskus dalam menyatukan semua orang Kristen di bawah otoritas Roma. Dorongan untuk persatuan ini mencerminkan peringatan dalam Kitab Wahyu mengenai kekuatan binatang buas yang berusaha menyatukan dunia di bawah otoritas agama palsu, yang mengutamakan tradisi di atas Firman Tuhan (Wahyu 13:11, 12).
Daya Tarik Global
Paus Leo XIV menguasai lima bahasa—Inggris, Spanyol, Italia, Prancis, dan Portugis—yang menjangkau hampir sepertiga populasi dunia. Seruannya untuk perdamaian mendapat sambutan dari khalayak sekuler, sementara latar belakang budayanya yang beragam menarik perhatian komunitas global.
Tanpa adanya Protestan di Mahkamah Agung dan mayoritas Katolik, Amerika menghadapi pergeseran spiritual yang besar. Presiden Trump bahkan telah mengisyaratkan bahwa paus ini mungkin akan menegosiasikan perdamaian dunia—persis seperti yang dikatakan nubuat akan terjadi!
Sebagai seorang Kristen yang percaya pada Alkitab, Anda tahu bahwa ini bukanlah perkembangan politik yang kebetulan. Firman Tuhan memperingatkan tentang sebuah kekuatan yang “mengucapkan kata-kata sombong” yang berusaha menyatukan dunia (Daniel 7:8; Wahyu 13:5). Terpilihnya seorang paus asal Amerika dapat mempercepat erosi pemisahan antara gereja dan negara, menggenapi nubuat Wahyu 13.
Apa yang Akan Terjadi Selanjutnya?
Saya tidak bisa tidak membayangkan peristiwa dahsyat yang memicu persatuan kedua kekuatan ini. Mungkin tidak terjadi dalam semalam, tetapi Yesus berkata, “Berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu pada jam berapa Tuhanmu akan datang” (Matius 24:42).
Sahabat, saya percaya kita hidup di jendela nubuat yang krusial! Badai rohani sedang berkumpul, dan kita mungkin memiliki waktu yang jauh lebih sedikit untuk menyebarkan pesan ketiga malaikat daripada yang kita kira. Namun, kita juga tahu bahwa kebenaran Allah akan menang!
Membunyikan Terompet yang Jelas
Alkitab mendorong kita untuk memberi terompet suara yang jelas dari kebenaran Allah (1 Korintus 14:8). Maukah kamu bergabung denganku dalam memberitakan kebenaran nubuat yang jelas agar hati lebih banyak orang terlindungi dari tipu daya akhir zaman Setan?
Kerja sama Anda saat ini sangat penting. Sementara dunia terpesona oleh kepausan bersejarah ini, Anda dapat menyuarakan kebenaran Alkitab melalui film dokumenter baru yang kuat dari Amazing Facts, Armageddon dan Peristiwa Akhir Zaman dalam Nubuat Alkitab. Apakah Anda bersedia memberikan sumbangan hari ini untuk membantu mendapatkan slot waktu utama di jaringan TV besar guna menayangkan film yang tepat waktu ini? Hanya dengan 0,05 sen per orang, melalui sumbangan $100, Anda dapat membagikan pesan ketiga malaikat kepada hampir 2.000 orang, atau $25 dapat membantu 500 jiwa mengenal Kristus dan kebenaran-Nya yang vital. Pesan “tiupan terompet” yang khas ini akan memberitakan kebenaran Allah di hari-hari terakhir kepada dunia.
Terima kasih telah bermitra dengan kami pada masa kritis dalam sejarah Bumi ini!
Mitra Anda yang berorientasi pada misi,
Pendeta Doug Batchelor
Presiden, Amazing Facts International
\n