Apakah Musa dan Elia benar-benar muncul bersama Yesus pada saat pemuliaan, ataukah itu hanya sebuah penglihatan?
Read Time: 2 min

Setelah Petrus, Yakobus, dan Yohanes menyaksikan peristiwa pemuliaan, Matius menulis, “Ketika mereka turun dari gunung itu, Yesus memerintahkan mereka, katanya, ‘Janganlah memberitahukan penglihatan ini kepada siapa pun sebelum Anak Manusia bangkit dari antara orang mati’ ” (Matius 17:9). Beberapa orang bertanya-tanya apa yang dimaksud dengan kata “penglihatan.” Apakah mereka benar-benar melihat Yesus bersama Musa dan Elia, ataukah itu hanyalah sebuah mimpi?
Kita memiliki alasan untuk percaya bahwa ini adalah peristiwa yang sesungguhnya. Pertama, Matius mengatakan bahwa Musa dan Elia “menampakkan diri” kepada mereka dan berbicara dengan Kristus. Kedua, kita dapat menemukan dalam Alkitab bahwa kedua nabi ini tidak sedang tidur di kubur mereka, melainkan hidup di surga. Yudas 9, misalnya, berbicara tentang perselisihan mengenai jenazah Musa, yang hanya dapat berarti bahwa Setan ingin mencegah Kristus membangkitkan dia dari kematian. Dan 2 Raja-raja 2:1, 11, dan 12, dengan jelas menunjukkan kepada kita bahwa Elia tidak mengalami kematian, melainkan diangkat ke surga dengan kereta api.
Penting untuk diingat bahwa kata-kata dalam bahasa Inggris telah diterjemahkan dari bahasa Yunani (dalam Perjanjian Baru) dan bahwa kata “horama” yang diterjemahkan sebagai “penglihatan” dalam ayat 9, juga dapat berarti “pertunjukan” atau, secara harfiah, “yang terlihat.” Dengan kata lain, Yesus berkata, “Jangan beritahukan kepada siapa pun apa yang kamu lihat.” Itu adalah nasihat yang bijaksana, karena hal itu hanya akan menimbulkan rasa ingin tahu dan tidak akan bermanfaat sebanyak yang terjadi setelah kebangkitan Kristus.
Musa dan Elia adalah pemimpin agama yang mengalami serangan hebat dari iblis dan dari umat Allah sendiri. Mereka memahami apa yang sedang dialami Yesus dan datang untuk menghibur-Nya serta mengingatkan-Nya tentang semua orang yang akan dibawa ke dalam Kerajaan. Beberapa, seperti Musa, akan mengalami kematian tetapi dibangkitkan. Yang lain, ketika Kristus datang, akan seperti Elia dan tidak akan mengalami kematian. Kedua orang ini adalah wakil surga yang sempurna untuk memberikan dukungan kepada Yesus, yang akan menghadapi penderitaan terbesar yang pernah dialami siapa pun sepanjang masa.