Berbalik Arah

Daily Devotional Audio

Jika Anda akan pindah ke negara bagian lain dan khawatir harus belajar mengenali serangkaian rambu lalu lintas yang sama sekali baru, Anda tidak perlu khawatir. Rambu lalu lintas dan jalan raya berlaku seragam di seluruh negeri. Dari Florida hingga Washington, semua rambu lalu lintas jalan raya berwarna hijau dengan tulisan putih. Semua rambu parkir berwarna putih dengan tulisan hijau. Dan semua rambu peringatan berwarna kuning dengan tulisan hitam.

Namun, tidak selalu demikian. Rambu berhenti pertama kali muncul di Detroit pada tahun 1915. Awalnya berwarna kuning dan tetap demikian selama sekitar tiga puluh tahun sebelum diubah menjadi merah. Salah satu alasan perubahan warna tersebut adalah agar konsisten dengan lampu lalu lintas berwarna merah. Alasan lainnya adalah karena cat merah yang tahan lama dan tahan pudar akhirnya tersedia.

Salah satu rambu jalan terpenting dalam kehidupan Kristen adalah rambu putar balik. Dalam pengalaman keselamatan, berbalik arah disebut pertobatan. Kata Yunani untuk “tobat” berarti “mengubah pikiran.” Yesus berjanji bahwa Roh Kudus akan datang dan “meyakinkan dunia akan dosa, kebenaran, dan penghakiman” (Yohanes 16:8). Keyakinan itu seperti tanda berhenti yang membuat kita berhenti bergerak ke arah tertentu dan mengubah arah.

Ketika hati disadarkan akan dosa, ia siap untuk membuat pilihan penting. Ketika Roh Kudus, melalui khotbah Petrus, menyadarkan orang-orang pada hari Pentakosta akan kebutuhan mereka akan Juruselamat, mereka ingin tahu apa yang harus dilakukan. Alkitab berkata, “Ketika mereka mendengar hal itu, hati mereka tergerak, dan mereka berkata kepada Petrus dan para rasul yang lain, ‘Hai saudara-saudara, apa yang harus kami lakukan?’ ” (Kisah Para Rasul 2:37). Jawaban Petrus sederhana dan jelas: “Bertobatlah” (ayat 38).

Pertobatan datang sebelum pengampunan, namun kita tidak memiliki kemampuan untuk menghasilkan hati yang bertobat dengan kekuatan kita sendiri. Adalah “kebaikan Allah [yang] menuntun kamu kepada pertobatan” (Roma 2:4). Tidak ada yang begitu menggerakkan hati untuk bertobat selain memandang Kristus. “Dan Aku, jika Aku ditinggikan dari bumi, akan menarik semua orang kepada-Ku” (Yohanes 12:32).

Apakah kamu siap untuk berhenti dan berbalik arah?

Terapkanlah:

Saat Anda melihat tanda putar balik berikutnya, bersyukurlah kepada Allah atas kesempatan untuk berbalik kepada-Nya.

Pelajari Lebih Dalam:

Mazmur 51:1–19; Amsal 28:13; Kisah Para Rasul 5:31