Bukankah kita harus “mati” bagi hukum Taurat jika kita benar-benar ingin hidup bagi Allah?
Read Time: 2 min

Pertanyaan pertama yang perlu diajukan mengenai ayat ini adalah: Siapakah yang harus mati? Pembacaan sekilas atas bagian ini membuat sebagian orang beranggapan bahwa yang harus mati adalah hukum Allah. Namun, apakah Rasul Paulus benar-benar mengatakan bahwa kita harus mengabaikan Sepuluh Perintah Allah? Bukan hukum yang harus mati, melainkan kita sendirilah yang harus mati. Tentu saja, ia tidak berbicara tentang kematian fisik, melainkan kematian rohani.
Cara Paulus “mati” adalah “melalui hukum Taurat.” Ia menjelaskan, “Tidak ada seorang pun yang dibenarkan di hadapan-Nya oleh perbuatan hukum Taurat, sebab oleh hukum Taurat datanglah pengetahuan akan dosa” (Roma 3:20). Ketika Paulus “mati,” ia berpaling kepada Yesus. “Sebab apa yang tidak dapat dilakukan oleh hukum Taurat karena lemahnya daging, Allah melakukannya dengan mengutus Anak-Nya sendiri dalam rupa daging yang berdosa, demi dosa: Ia menghukum dosa dalam daging” (Roma 8:3).
Ketika dosa masih hidup dalam hidup Paulus dan ia datang kepada hukum Taurat, hukum itu menunjukkan kebutuhannya. Paulus bertobat dan mati terhadap keegoisannya. Melalui iman kepada Kristus, ia kini dapat hidup bagi Allah. Hukuman hukum Taurat telah hilang; ia tidak lagi dapat menunjukkan dosa dalam hidupnya yang telah dihapuskan oleh darah Yesus.
Penjelasan paling jelas tentang proses ini terdapat dalam Roma 6: “Mengetahui hal ini, bahwa manusia lama kita telah disalibkan bersama-Nya, agar tubuh dosa itu dihapuskan, sehingga kita tidak lagi menjadi hamba dosa. Sebab siapa yang telah mati, ia telah dibebaskan dari dosa. Sekarang, jika kita telah mati bersama Kristus, kita percaya bahwa kita juga akan hidup bersama-Nya. … Sebab kematian yang dialami-Nya, Ia mati bagi dosa sekali untuk selamanya; tetapi hidup yang Ia jalani, Ia jalani bagi Allah. Demikian juga kamu, anggaplah dirimu benar-benar mati bagi dosa, tetapi hidup bagi Allah di dalam Kristus Yesus, Tuhan kita” (Roma 6:6–8, 10, 11).