Contoh yang Sempurna
Read Time: 2 min

Tahukah Anda bahwa pergelangan kaki dan kaki manusia terdiri dari lebih dari 100 otot, tendon, dan ligamen, 26 tulang yang berbeda, serta 33 sendi terpisah? Tak heran jika kaki kita begitu serbaguna. Bagi sebagian orang, kaki bahkan dapat menggantikan fungsi tangan. Jessica Cox, seorang pembicara motivasi asal Arizona, lahir tanpa lengan dan menggunakan kakinya tidak hanya untuk berjalan, tetapi juga untuk mengemudikan mobil, mengendarai sepeda, dan menggerakkan tubuhnya saat menyelam scuba. Dia adalah orang pertama tanpa lengan yang meraih sabuk hitam taekwondo dan juga orang pertama yang memperoleh lisensi pilot. Dia bahkan bisa memasang dan melepas lensa kontaknya dengan kakinya.
Ketika Yesus berlutut di hadapan para murid-Nya dengan sebuah baskom berisi air dan mulai membasuh debu serta kotoran dari kaki mereka, Ia sebenarnya berfokus pada hati mereka yang kotor, bukan pada kaki mereka yang kotor. Sesungguhnya, tindakan simbolis-Nya itu sarat dengan makna yang lebih dalam.
Para murid sebelumnya hanya memusatkan perhatian pada diri mereka sendiri dan pada upaya meraih kedudukan terhormat di dalam Kerajaan-Nya. Mereka telah melupakan apa yang sebelumnya diungkapkan Yesus sebagai rahasia menjadi benar-benar besar: “Barangsiapa ingin menjadi yang pertama di antara kamu, hendaklah ia menjadi hamba bagi kamu—sama seperti Anak Manusia tidak datang untuk dilayani, melainkan untuk melayani” (Matius 20:27, 28).
Agar dapat merasakan persekutuan yang erat dengan Kristus yang sangat kita butuhkan, hati kita harus rendah hati—dibersihkan dari ambisi egois, dendam, kesombongan, dan kecemburuan. Hanya Yesus yang dapat melakukan hal ini dalam diri kita. Dengan membasuh kaki para murid-Nya, Raja seluruh ciptaan mengambil “rupa seorang hamba” (Filipi 2:7) dan memberikan teladan sempurna tentang pelayanan yang rendah hati kepada sesama.
Tata cara membasuh kaki memperingati kerendahan hati Kristus yang turun dari kemuliaan surga, memenuhi perintah-Nya untuk “lakukanlah seperti yang telah Aku lakukan kepadamu” (Yohanes 13:15), dan menempatkan hati kita dalam semangat yang benar untuk menghormati-Nya dengan melayani sesama.
Terapkanlah:
Bayangkan dirimu sebagai seorang murid di ruang atas dan Yesus membasuh kakimu. Bagaimana perasaanmu?
Pelajari Lebih Lanjut:
1 Korintus 11:27–29; Yohanes 13:16, 17; Galatia 5:13