Hubungan yang Lebih Dalam

Daily Devotional Audio

Pada Mei 1844, Samuel F. B. Morse meresmikan jalur telegraf komersial pertama di dunia. Dalam waktu sepuluh tahun, lebih dari 20.000 mil kabel telegraf telah menjalar ke seluruh penjuru Amerika Serikat. Pada tahun 1854, Cyrus West Field, seorang pengusaha dan pemodal dari Kota New York, mulai berupaya memasang kabel yang akan membentang melintasi Samudra Atlantik hingga ke Inggris.

Upaya pertama Field dilakukan pada tahun 1857, tetapi kabel tersebut putus dua kali dan harus ditarik dari dasar laut serta diperbaiki. Upaya lain yang juga gagal dilakukan pada tahun berikutnya. Akhirnya, pada Agustus 1858, kabel yang utuh berhasil dipasang dan Ratu Victoria mengirim pesan kepada Presiden James Buchanan memuji “jembatan tambahan antara kedua bangsa ini.” Buchanan menjawab, “Semoga telegraf Atlantik, di bawah berkat langit, menjadi ikatan perdamaian dan persahabatan abadi antara bangsa-bangsa yang bersaudara.”

Ketika Kristus datang ke dunia ini untuk hidup, mati, dan bangkit kembali, Ia memulihkan ikatan antara surga dan bumi yang tidak akan pernah putus. Yesus menjelaskan hubungan ilahi ini kepada Natanael ketika Ia berkata bahwa malaikat-malaikat akan naik dan turun “di atas Anak Manusia” (Yohanes 1:51).

Referensi Kristus merujuk pada mimpi yang diberikan Allah kepada Yakub tentang sebuah tangga yang “didirikan di bumi, dan ujungnya mencapai surga; dan di sana para malaikat Allah naik dan turun di atasnya” (Kejadian 28:12). Allah meyakinkan pemuda yang tertipu itu bahwa Ia sedang menjulurkan tangan-Nya untuk memulihkan hubungan yang terputus. Ia berkeinginan melakukan hal yang sama dengan Anda.

Ketika kita menerima Kristus ke dalam hati kita, hal itu menciptakan ikatan damai dan persahabatan dengan Allah. Hubungan kita menjadi lebih dalam dan kuat seiring kita bertumbuh dalam kasih karunia. Paulus menggambarkan kekuatan hubungan ini: “Semoga Allah damai sejahtera sendiri menyucikan kamu sepenuhnya; dan semoga seluruh roh, jiwa, dan tubuhmu dilestarikan tanpa cela pada kedatangan Tuhan kita Yesus Kristus” (1 Tesalonika 5:23).

Terapkan:

Apa panggilan telepon jarak jauh terjauh yang pernah Anda lakukan?

Pelajari Lebih Dalam:

Yohanes 1:14; 2 Korintus 5:20, 21; Kolose 1:20