Keadilan di Kalvari
Read Time: 2 min

Ia dikenal sebagai penulis putusan terburuk dalam sejarah Mahkamah Agung AS—putusan pro-perbudakan dalam kasus Dred Scott v. Sandford.
Ketua Mahkamah Agung Roger Taney pernah bersikap lebih moderat dalam masalah perbudakan. Saat masih muda, dia menyebut perbudakan sebagai “noda pada karakter bangsa kita.” Namun di masa tuanya, pandangannya menjadi keras; dia percaya bahwa pria dan wanita keturunan Afrika itu inferior dan tidak memiliki hak. Sebenarnya, keputusan Dred Scott itulah yang merupakan noda pada karakter bangsa.
Setan telah berusaha menodai karakter Allah, dengan mengklaim bahwa hukum suci tidak dapat dipatuhi dan harus dibuang. Namun, Kalvari membuktikan sebaliknya. Kematian Kristus menegaskan keharusan hukum. Alkitab mengajarkan bahwa perintah-perintah Allah adalah kode etik abadi dari surga. “Karya tangan-Nya adalah kebenaran dan keadilan; semua perintah-Nya pasti. Mereka tetap teguh selamanya dan selamanya, dan dilakukan dengan kebenaran dan kejujuran” (Mazmur 111:7, 8).
Jika umat manusia ingin diselamatkan, kematian Kristus diperlukan agar Allah dapat mempertahankan keadilan dan kebenaran-Nya. Melalui pengorbanan Yesus yang sempurna, Tuhan dapat menjadi adil sekaligus penuh belas kasihan. Kematian Kristus memuaskan keadilan ilahi, dan Allah bersedia menerimanya sebagai pengganti kematian kita.
Orang-orang mungkin memilih untuk menolak darah penebusan Yesus dan tidak menerima pengampunan dosa-dosa mereka. Dengan demikian, mereka menjadi sasaran murka Allah terhadap ketidakbenaran. “Barangsiapa percaya kepada Anak, ia mempunyai hidup yang kekal; tetapi barangsiapa tidak percaya kepada Anak, ia tidak akan melihat hidup, melainkan murka Allah tetap ada padanya” (Yohanes 3:36).
Pengorbanan penebusan Kristus bagi Anda adalah keputusan terbaik dalam
sejarah alam semesta. Sudahkah Anda menerima Yesus sebagai Juruselamat Anda?
Terapkan:
Dapatkah Anda menyebutkan salah satu hakim terbaik dalam sejarah Alkitab?
Pelajari Lebih Dalam:
Ulangan 16:19; 1 Raja-raja 10:9; Mazmur 89:14