Keamanan di Batu
Read Time: 2 min

Hyrax batu adalah mamalia darat yang mirip marmut dan ditemukan di Israel. Sesuai namanya, hewan ini hidup di antara bebatuan tempat ia dapat dengan cepat melarikan diri dari predator. Hewan-hewan ini terkenal karena memiliki penjaga yang akan mengeluarkan suara peringatan dari titik-titik tinggi jika ada predator yang mendekat.
Hyrax (disebut “conies” atau “rock badgers” dalam Alkitab) biasanya hidup dalam kelompok yang terdiri dari 10 hingga 80 ekor. Kemampuan mereka untuk mengatur suhu tubuh terbatas, sehingga aktivitas mereka bergantung pada musim dan waktu dalam sehari. Mereka bertubuh pendek dan gemuk dengan berat sekitar sembilan pon dan panjang hampir 20 inci. Bulu tebal mereka berwarna coklat tua hingga abu-abu muda, tergantung pada iklim.
Kawanan hyrax sering terbagi menjadi kelompok-kelompok kecil beranggotakan 5 hingga 15 ekor, dengan seekor jantan dominan yang melindungi dan mengawasi kelompok tersebut. Di Afrika, mereka menjadi mangsa harimau, kobra, ular derik, anjing liar, dan elang. Namun, di Israel, hyrax batu jarang dimangsa oleh predator darat berkat sistem penjaga yang sangat baik. Hal ini, ditambah dengan hidup di antara batu-batu dan tebing, memberikan perlindungan yang cukup bagi mereka.
Alkitab berkata, “Ada empat hal yang kecil di bumi, tetapi mereka sangat bijaksana” (Amsal 30:24). Selain semut, belalang, dan laba-laba, hyrax disebutkan: “Tikus batu (hyrax) adalah makhluk yang lemah, namun mereka membuat sarang di celah-celah batu” (ay. 26).
Jika Anda pernah merasa kecil, jangan putus asa! Kebijaksanaan tidak ada hubungannya dengan ukuran atau kekuatan kita. Kita dapat belajar beberapa pelajaran dari hyrax batu. Yang pertama adalah hidup untuk orang lain. Bersedia menjadi “penjaga” dan berbagi peringatan kepada orang-orang yang Anda cintai. Dan yang kedua, belajar hidup di bawah naungan Batu Karang. Yesus akan melindungi Anda dari predator (Setan) yang berusaha menjatuhkan Anda.