Kedewasaan Penuh Kita di dalam Kristus
Read Time: 2 min

Bisakah Anda memprediksi seberapa tinggi seorang anak nantinya saat dewasa? Beberapa orang mungkin berkata, “Tentu saja, lihat saja orang tuanya.” Namun, kenyataannya lebih rumit dari itu. Ada beberapa faktor yang berperan, termasuk tinggi badan anggota keluarga lainnya, kapan anak mencapai masa pubertas, penyakit kronis yang mungkin pernah dideritanya, serta asupan gizi.
Dokter anak memantau tinggi dan berat badan anak pada setiap pemeriksaan agar dapat mencatat pertumbuhannya pada grafik dan membandingkannya dengan standar pertumbuhan anak laki-laki dan perempuan yang sehat. Gen memainkan peran besar dalam menentukan seberapa tinggi Anda nantinya. Anak perempuan mulai mengalami lonjakan pertumbuhan sekitar usia 9 hingga 10 tahun, dengan pertumbuhan tercepatnya mencapai puncak sekitar usia 12 tahun. Anak laki-laki mulai mengalami lonjakan pertumbuhan sekitar usia 11 tahun dan mencapai puncaknya pada usia 13 tahun.
Alkitab menggambarkan transformasi yang akan terjadi pada tubuh kita pada Kedatangan Kedua. Kita tidak hanya dibenarkan dalam Kristus dan dikuduskan oleh Roh Kudus, tetapi kita akan dimuliakan ketika Yesus kembali. Paulus menggambarkannya: “Jika Roh Dia yang membangkitkan Yesus dari antara orang mati tinggal di dalam kamu, Dia yang membangkitkan Kristus dari antara orang mati akan juga memberi hidup kepada tubuhmu yang fana melalui Roh-Nya yang tinggal di dalam kamu” (Roma 8:11).
Penebusan akhir ini adalah sesuatu yang dapat kita nantikan ketika Yesus kembali. Paulus menjelaskan, “Penantian yang penuh harap dari seluruh ciptaan menantikan pengungkapan anak-anak Allah” (ay. 19). Lalu ia menambahkan, “Bukan hanya itu, tetapi kita yang telah menerima buah sulung Roh, bahkan kita sendiri mengeluh dalam diri kita, menantikan pengangkatan, penebusan tubuh kita” (ay. 23).
Meskipun Allah menginginkan agar kita terus bertumbuh setiap hari, kita mungkin sudah sepenuhnya sempurna sekarang di dalam Kristus. Namun, transformasi akhir kita akan terjadi ketika Yesus datang kembali. Sampai saat itu, kita harus berhati-hati terhadap “tinggi hati” kita, seperti yang diperingatkan Paulus, “Barangsiapa mengira dirinya berdiri, hendaklah ia waspada agar jangan jatuh” (1 Korintus 10:12).
Terapkan:
Seberapa tinggi Anda? Seberapa tinggi menurut Anda Anda akan berada di kerajaan surga?
Pelajari Lebih Lanjut:
Markus 4:28; 1 Korintus 15:35–58; Efesus 4:13