Kesabaran dan Ketabahan
Read Time: 2 min

Kedua patung singa batu di depan Perpustakaan Umum New York diberi nama Patience dan Fortitude pada tahun 1930-an oleh Wali Kota saat itu, Fiorello LaGuardia, sebagai simbol sifat-sifat yang menurutnya dibutuhkan warga New York untuk bertahan hidup selama masa Depresi Besar. Kedua patung singa di depan perpustakaan umum di Manhattan ini telah memikat hati warga New York dan para wisatawan sejak peresmian perpustakaan tersebut pada 23 Mei 1911. Patung-patung singa tersebut mendapat beberapa julukan yang penuh kasih sayang selama bertahun-tahun, namun nama yang akhirnya melekat adalah nama yang diberikan oleh Wali Kota LaGuardia.
Ketika Yakub bertemu dengan wanita impiannya di sumur di Haran, ia tak menyangka betapa besar kesabaran dan ketabahan yang akan dibutuhkan dalam kisah cintanya! Pertama, ia harus melayani ayah mertuanya selama tujuh tahun untuk mendapatkan istrinya. Kemudian Laban menipu Yakub agar menikahi saudara perempuan Rahel. Ketika Yakub akhirnya bisa menikahi gadis impiannya, mereka dihadapkan pada kenyataan pahit bahwa mereka tidak bisa memiliki anak.
Lalu, pria malang itu harus menanggung persaingan antar saudara di antara istrinya serta obsesi Rahel untuk menjadi seorang ibu. Dalam budaya Yakub, nilai seorang wanita berasal dari kemampuannya melahirkan anak, dan Rahel sangat menyadari tekanan sosial ini. Ketika akhirnya ia berhasil hamil, ia meninggal saat melahirkan putra kedua mereka.
Tidak peduli seberapa “sempurna” pasangan potensial itu tampak pada pandangan pertama, waktu akan mengungkap semua kekurangannya. Bukan hanya kekurangan orang yang kita cintai yang diperbesar di bawah mikroskop keintiman, tetapi kekurangan kita sendiri pun ikut terungkap. Seniman musik Kristen Stephen Curtis Chapman berkata, “Tanpa pernikahan saya, mungkin saya benar-benar bisa menjalani hidup dengan ilusi bahwa saya adalah pria yang cukup baik.” Paulus mengatakan bahwa kasih itu sabar, baik hati, dan penuh pengampunan. Pernikahan menawarkan kesempatan untuk belajar—dan menunjukkan!—kasih tanpa syarat yang ditunjukkan kepada kita oleh Allah yang agung.