Mengubah Cara Berpikir Kita
Read Time: 2 min

Mana yang lebih baik untuk otak Anda? Membaca buku atau menonton TV? Manakah dari kedua aktivitas ini yang mempererat hubungan Anda? Manakah yang lebih efektif mengurangi stres Anda? Manakah yang mengembangkan lobus frontal Anda? Tak diragukan lagi, penelitian terus mengungkap manfaat jangka panjang dari membaca.
Membaca membuat pikiran Anda tetap waspada, sementara menonton TV cenderung membuat otak Anda menjadi pasif. Membaca bahkan telah terbukti dapat menunda penurunan kognitif pada orang lanjut usia, dan mereka yang rutin membaca cenderung lebih kecil kemungkinannya untuk menderita Alzheimer. Menurut para peneliti di University of Sussex, membaca selama enam menit juga dapat mengurangi tingkat stres hingga 68 persen.
Sebuah studi menemukan bahwa ibu yang membacakan buku kepada anak-anaknya memiliki komunikasi yang jauh lebih baik dengan mereka. Interaksi berupa mengajukan pertanyaan kepada anak jauh lebih intensif dibandingkan saat duduk menonton program TV edukatif. Orang tua yang membacakan buku kepada anak-anaknya cenderung lebih cermat memilih buku yang mengandung nilai-nilai penting bagi mereka, dibandingkan orang tua yang membiarkan anak-anaknya menonton program TV sambil memantau isinya.
Alkitab menjelaskan bagaimana “memandang” mengubah kita menjadi serupa dengan apa yang kita amati (2 Korintus 3:18). Jika kita menonton film yang menggambarkan kebohongan, pencurian, kecurangan, minum-minuman keras, penggunaan narkoba, serta hubungan seks pranikah atau di luar nikah, hal itu akan memengaruhi pikiran dan perilaku kita ke arah tersebut. Meskipun media dapat digunakan untuk kebaikan, orang Kristen akan berhati-hati dalam memilih karena televisi dan film memiliki dampak yang sangat besar terhadap kehidupan seseorang.
Rasul Paulus menguraikan rencana sederhana untuk mengendalikan paparan media: “Segala sesuatu yang benar, segala sesuatu yang mulia, segala sesuatu yang adil, segala sesuatu yang suci, segala sesuatu yang manis, segala sesuatu yang patut dipuji—pikirkanlah hal-hal itu” (Filipi 4:8).
Terapkanlah:
Jika saat ini Anda jarang membaca, carilah sebuah buku yang baik dan tekadkan diri untuk mengisi pikiran Anda dengan membaca karya sastra yang memiliki nilai-nilai luhur.
Pelajari Lebih Dalam:
Mazmur 101:3; 1 Korintus 15:33; Matius 5:29