Pertarungan Penentu di Kalvari
Read Time: 2 min

Sama seperti yang dilakukannya terhadap Adam dan Hawa, Setan yakin bahwa ia telah berhasil menjebak Yesus sesuai keinginannya. Setelah tiga tahun Yesus melakukan mujizat, berkhotbah, dan mengajar di seluruh Israel, para pemimpin agama dan masyarakat pada umumnya telah berbalik menentang Sang Nazaret. Kerumunan orang yang beberapa hari sebelumnya menyambut Yesus di Yerusalem dengan daun palem dan teriakan “Hosana!” kini justru menuntut agar darah-Nya ditumpahkan (Matius 27:25).
Orang-orang Romawi tidak terlalu peduli dengan Yesus sampai rakyat menjadi gempar. Para pejabat provinsi, yang khawatir akan ketertiban untuk menenangkan Kaisar, mendengarkan seruan massa dan memerintahkan eksekusi Yesus. Itu akan menjadi salah satu kematian paling menyakitkan yang dikenal dunia saat itu: kematian melalui penyaliban.
Yang tidak diketahui oleh siapa pun—bukan para murid, bukan para Farisi, bukan orang Romawi, dan tentu saja bukan kerumunan yang berteriak-teriak—adalah bahwa semua ini telah diramalkan di hadapan Allah ribuan tahun sebelumnya. Yesus mungkin ditangkap oleh penjaga Romawi dan dihukum oleh seorang pejabat Romawi, tetapi pada kenyataannya, Ia telah bersiap untuk menyerahkan nyawa-Nya demi menyelamatkan mereka yang bersedia percaya pada pengorbanan-Nya (Yohanes 10:15)—bahkan mereka yang memukul-Nya, mengejek-Nya, dan memakukan paku ke tangan dan kaki-Nya (Lukas 23:34).
Setan mengira ia telah menguasai segalanya. Menghasut massa, memengaruhi pejabat korup yang lebih peduli pada keselamatan diri daripada keadilan yang jujur, dan menciptakan eksekusi yang mengerikan. Namun di salib, di Kalvari, Yesus memiliki kata terakhir: “Penguasa dunia ini” akan “dikeluarkan” oleh sebuah pengorbanan yang, ketika diterima, akan menghapus tuduhan setan terhadap siapa pun, di mana pun, dan kapan pun.
Ketaatan dan pengorbanan Yesus menghancurkan rencana jahat Setan. Kematian-Nya juga dapat menghapus dosa-dosa Anda, jika Anda bersedia mempercayai-Nya.
Terapkan:
Tidak peduli seberapa sulit situasinya, ingatlah bahwa Yesus telah mengalahkan yang terburuk dan bahwa kemenangan-Nya tersedia bagi Anda hari ini.
Pelajari Lebih Lanjut:
Yohanes 11:45–54; Matius 26:63, 64; Yohanes 12:27–36