Berita Terkini! Luka Mematikan Telah Sembuh?
Pendeta Doug Batchelor telah merekam analisis singkat namun penting mengenai pesan video baru yang luar biasa dari Paus Fransiskus kepada sekelompok umat Kristen dari berbagai denominasi dalam sebuah pertemuan di Phoenix, Arizona.
Seruan penuh semangat untuk persatuan dari Vatikan ini disampaikan kepada anggota “Gerakan Yohanes 17,” yang menggambarkan dirinya sebagai “seruan yang menular kepada semua orang Kristen yang mengaku iman untuk berhubungan dengan baik satu sama lain, mengajak kita untuk merangkul doa terakhir Yesus.” Paus mengatakan bahwa perpecahan di kalangan Kristen adalah luka di tubuh dan merupakan karya “Bapa Perpecahan.”
Dalam video tersebut, Fransiskus menggunakan bahasa yang secara mencolok menggemakan gambaran Alkitab. Pendeta Batchelor percaya bahwa seruan Paus ini untuk persatuan antara Protestan dan Katolik selaras dengan nubuat Kitab Wahyu, terutama bab 13, mengenai luka mematikan. Ia mendesak rekan-rekan pelayanan untuk menonton dan membagikan video tersebut dengan penuh doa.
Pendeta Doug berbagi, “Alkitab meramalkan bahwa gerakan keagamaan palsu akan muncul pada hari-hari terakhir untuk memaksa dunia mengikuti ajaran-ajaran yang tidak alkitabiah, semuanya disamarkan dalam bentuk ‘Kristen yang bersatu.’ Gerakan ini akan menampilkan dirinya sebagai gereja yang benar-benar satu, sebuah kekuatan keagamaan yang ‘terluka parah,’ namun ‘luka mematikan itu telah disembuhkan.’ Seluruh dunia akan terpesona dan mengikuti kekuatan binatang ini dengan mengorbankan kebenaran Alkitab. Orang Kristen perlu memahami Alkitab dan mendekatkan diri kepada Yesus agar dapat menghindari penipuan ini.”
Banyak orang dalam gerakan ekumenis tidak menganggap Kitab Suci sebagai otoritas, tetapi Amazing Facts percaya bahwa dasar persatuan yang sejati dan abadi bukanlah sekadar keseragaman, melainkan panggilan untuk setia kepada Alkitab. Waspadalah dan bersiaplah, teman-teman!
\n