Iblis: Mitos atau Kenyataan?
Fakta Menarik: Alkitab tidak pernah menggambarkan Setan sebagai sosok yang mengenakan pakaian merah, bersayap kelelawar, memiliki ekor runcing, serta dilengkapi tanduk dan garpu rumput. Gagasan ini sebenarnya berasal dari mitologi Yunani, dan distorsi ini justru menguntungkan iblis. Lalu, apa sebenarnya kebenarannya?
Setiap tahun, orang tua mengizinkan anak-anak mereka ikut serta dalam ritual Halloween, sebuah perayaan tahunan tentang kematian dan spiritualisme. Halloween dirancang untuk mempromosikan keyakinan bahwa kematian sebenarnya adalah upacara peralihan yang suci, bahwa manusia terus hidup dalam roh setelah mereka mati, dan bahwa orang mati dapat ikut serta dalam dunia orang hidup—meskipun Alkitab mengajarkan hal yang sebaliknya.
Jika itu belum cukup menjadi alasan untuk waspada, pertimbangkan bahwa Halloween mendorong orang untuk menyerah pada godaan setan—tipu daya, pemberontakan, kehancuran, berlebihan, keserakahan, dan rakus. Seolah-olah setan menciptakan Halloween sesuai dengan gambaran dirinya!
Tapi, siapa sebenarnya iblis itu? Apakah dia nyata atau hanya mitos dalam Alkitab? Dia sering dipandang sebagai karikatur lucu dengan tubuh merah, tanduk, sayap kelelawar, ekor, dan garpu rumput. Banyak orang percaya bahwa dia hanyalah simbol mitos dari perbuatan jahat. Namun, Alkitab mengatakan bahwa dia nyata dan mewakili esensi kejahatan itu sendiri! Dan rencananya untuk meningkatkan kemaksiatan, kesedihan, penderitaan, dan kehancuran berhasil dengan tingkat yang luar biasa.
Apa lagi yang dikatakan Alkitab tentang kekuatan yang sangat besar ini di dunia? Baca terus …
Pertanyaan: Apa nama Setan sebelum ia berdosa, dan dari mana asalnya? Alkitab berkata:
- “Betapa engkau telah jatuh dari surga, hai Lucifer, anak fajar!” (Yesaya 14:12).
- “Aku melihat Iblis jatuh dari surga seperti kilat” (Lukas 10:18).
Fakta bahwa Alkitab menyebut namanya (Lucifer) dan tempat asalnya (surga) adalah indikasi yang sangat kuat bahwa ia bukan sekadar dongeng dalam kostum Halloween berwarna merah.
Pertanyaan: Apakah Tuhan menciptakan iblis? Alkitab berkata:
- “Engkau sempurna dalam segala jalanmu sejak hari engkau diciptakan, sampai ketidaksetiaan ditemukan padamu” (Yehezkiel 28:15).
- “Engkau adalah puncak kesempurnaan, penuh hikmat, dan sempurna dalam keindahan.” (Yehezkiel 28:12).
Tuhan tidak menciptakan iblis—Dia menciptakan malaikat yangsempurna (Efesus 3:9). Lucifer adalah kerub “penutup” (Yehezkiel 28:14; Mazmur 99:1). Kecantikannya tak bercacat dan cahayanya mengagumkan.
Pertanyaan: Apa yang membuat Lucifer memberontak? Alkitab berkata:
- “Hatimu menjadi sombong karena kecantikanmu, engkau telah merusak kebijaksanaanmu karena kecemerlanganmu” (Yehezkiel 28:17).
Kesombongan dan ketidakpuasan membuat Lucifer menjadi iri pada kuasa tertinggi Allah. Ia sebenarnya berharap dapat menggulingkan Allah dan kemudian menuntut agar semua orang menyembahnya (Yesaya 14:13, 14).
Pertanyaan: Di manakah markas besar Setan saat ini? Bagaimana perasaannya terhadap manusia? Alkitab berkata:
- “Tuhan berkata kepada Setan, ‘Dari mana engkau datang?’ Lalu Setan menjawab Tuhan, ‘Dari berkeliling di bumi dan berjalan-jalan di atasnya’” (Ayub 2:2).
- “Celakalah bagi penghuni bumi dan laut, sebab Iblis telah turun kepadamu, dengan membawa murka yang besar, karena ia tahu bahwa waktunya tinggal sedikit” (Wahyu 12:12).
- “Musuhmu, Iblis, seperti singa yang mengaum, mengembara mencari siapa yang dapat ia telan” (1 Petrus 5:8).
Berlawanan dengan pendapat umum, markas besar Setan ada di bumi, bukan di neraka. Allah memberikan kuasa kepada Adam dan Hawa atas bumi (Kejadian 1:26). Ketika mereka berdosa, mereka kehilangan kuasa itu kepada Setan (Roma 6:16), yang kemudian menjadi penguasa, atau pangeran, bumi (Yohanes 12:31).
Setan sangat membenci manusia, yang diciptakan menurut gambar Allah. Ia tidak dapat menyentuh Allah, jadi ia mengarahkan racunnya terhadap anak-anak Allah. Ia adalah pembunuh dan pembohong yang kejam dan penuh kebencian, yang tujuannya adalah untuk menghancurkan Anda dan dengan demikian menyakiti Allah.
Kesimpulan
Iblis itu nyata, dan dia bukanlah sosok yang boleh dianggap enteng. Alkitab mengajarkan bahwa pada akhirnya, Anda berada di pihak Kristus atau di pihak iblis. Mengetahui kebenaran Alkitab tentang iblis dan apa yang sebenarnya dia inginkan, bukankah sudah waktunya untuk mengambil sikap bersama Allah dan menolak hal-hal yang memuliakan dia dan kebohongannya?
Ingin tahu lebih banyak: Coba sekolah Alkitab online kami. Ini benar-benar gratis!
\n