Enam Hal yang Perlu Anda Ketahui Tentang Karunia Rohani
Pernahkah Anda menemukan harta karun yang menakjubkan di loteng rumah nenek Anda? Minggu lalu, Alexander Kettler, seorang anak laki-laki Jerman berusia 10 tahun, sedang bermain di rumah neneknya ketika ia menemukan sesuatu yang sangat tidak biasa—sebuah sarkofagus yang berisi mumi. Di sana juga ditemukan topeng kematian Mesir dan sebuah guci Canopic. Keluarganya mengaku tidak tahu bagaimana benda-benda itu bisa ada di sana. Penemuan mengejutkan ini membuat pihak berwenang turun tangan untuk menyelidikinya.
Tuhan telah memberikan kepada setiap orang percaya sebuah harta yang lebih berharga daripada barang antik kuno. Ini adalah karunia yang belum pernah ditemukan oleh banyak orang. Berikut adalah enam pelajaran penting dari Alkitab tentang karunia rohani.
1. Setiap orang Kristen telah diberi setidaknya satu karunia rohani.
Alkitab berkata, “Sebagaimana masing-masing telah menerima karunia, layanilah satu sama lain, sebagai pengelola yang baik dari anugerah Allah yang beraneka ragam” (1 Petrus 4:10). Jika Anda telah menyerahkan hidup Anda kepada Yesus, Anda dijanjikan kemampuan khusus untuk membantu menyebarkan Injil. Menemukan dan menggunakan talenta Anda adalah tanggung jawab yang dijelaskan dalam perumpamaan Yesus tentang talenta dalam Matius 25:14–30.
2. Karunia dimaksudkan untuk membangun tubuh Kristus.
Tujuan dari talenta unikmu adalah untuk memperkuat gereja Allah. Rasul Paulus mengajarkan tentang karunia dalam suratnya kepada jemaat di Korintus. Ia berkata, “Tetapi manifestasi Roh diberikan kepada setiap orang untuk kepentingan semua orang” (ay. 7). Semua orang mendapat manfaat ketika kamu menggunakan karuniamu dengan benar. Meskipun kamu mungkin menggunakannya di tempat kerja, kamu tidak boleh mengabaikannya di gereja.
3. Kita tidak memilih karunia kita.
Meskipun kita tentu harus menginginkan dan berdoa agar kemampuan kita bertambah, Roh Kudus-lah yang memberikan karunia kepada kita. Kita tidak bisa begitu saja membelinya secara online. Perhatikan, “Kepada yang seorang diberikan firman hikmat oleh Roh, kepada yang lain firman pengetahuan oleh Roh yang sama” (ay. 8). Roh Kudus-lah yang membagikan karunia, bukan pendeta atau komite.
4. Menolak karunia Anda adalah penghinaan terhadap Allah.
Saat membandingkan gereja dengan tubuh manusia, ia menjelaskan, “Jika kaki berkata, ‘Karena aku bukan tangan, aku bukan bagian dari tubuh,’ apakah karena itu ia bukan bagian dari tubuh?” (ay. 15). Jawabannya tentu saja: ia tetap bagian dari tubuh! Satu hal adalah bersikap rendah hati terhadap karunia-karunia kita; hal lain adalah menolak karunia-karunia dari Allah.
5. Kamu menghina Tuhan kalau kamu membanggakan karunia yang kamu punya.
Paulus juga memperingatkan, “Mata tidak dapat berkata kepada tangan, ‘Aku tidak membutuhkanmu’” (ay. 21). Ia menjelaskan, “Tidak, justru anggota tubuh yang tampaknya lebih lemah itulah yang diperlukan” (ay. 22). Fakta bahwa tubuh terdiri dari banyak bagian yang berbeda adalah hal yang menjadikannya sebuah tubuh. Jadi, jika kamu merasa tidak bisa berdiri dan berkhotbah, kamu tetap memiliki karunia dan Tuhan memiliki tempat khusus untukmu di suatu tempat.
6. Karunia tidak berguna jika tidak digunakan dalam kasih.
Salah satu pernyataan paling mendalam tentang karunia rohani terdapat dalam 1 Korintus 13, bab tentang kasih. Meskipun ayat-ayat ini sering dibacakan dalam pernikahan, sebenarnya fokusnya adalah pada karunia-karunia manusia. Intinya, Paulus berkata, jika kamu menggunakan karuniamu tanpa kasih, karunia itu tidak bernilai. Karunia itu hanya menghasilkan kebisingan yang sia-sia (ay. 1).
Kamu dapat menemukan daftar karunia di tiga bagian utama Alkitab (Roma 12, 1 Korintus 12, Efesus 4, dan 1 Petrus 4). Ada petunjuk di tempat lain dalam Kitab Suci juga.
Janganlah seperti Alexander yang hanya secara kebetulan menemukan harta karunnya. Berdoalah dengan sengaja, pelajarilah, dan mintalah kepada Allah untuk mengungkapkan kepada Anda karunia-karunia khusus yang telah Dia tempatkan dalam hidup Anda. Kemudian gunakanlah karunia-karunia itu untuk membangun Kerajaan Allah!
\n