Sekolah Alkitab Liburan Menghidupkan Kitab Wahyu
Suasana yang penuh semangat memenuhi lobi Gereja Granite Bay Hilltop. Hampir 200 anak berusia 5–12 tahun berkerumun di sekitar para pemimpin remaja. Staf dewasa mendaftarkan anak-anak, menyiapkan camilan, mengatur perlengkapan permainan, dan memeriksa materi pengajaran untuk hari itu.
Saat itu pukul 09.00 pagi hari Senin, 13 Juli 2026, dan Sekolah Alkitab Liburan “Wahyu Menakjubkan dari Yesus” akan segera dimulai.
Tiba-tiba, pintu ruang ibadah terbuka lebar, memperlihatkan grafis yang cerah dan dekorasi berwarna-warni yang telah mengubah panggung menjadi tempat petualangan. Buku-buku nubuat raksasa ditumpuk di sisi-sisinya. Di tengah panggung, Kitab Wahyu tampak lebih besar dari aslinya dan terbuka untuk memperlihatkan ayat-ayat hafalan serta harta karun seperti mahkota, gulungan kitab, dan pena bulu.
Tidak pernah terlalu dini untuk memperkenalkan Yesus kepada anak-anak.
Ruang ibadah segera penuh, dan Pendeta Jëan Ross, wakil presiden bidang penginjilan, menyambut semua orang untuk mengikuti pekan yang menarik ini guna mempelajari nubuat Alkitab. Kemudian semua orang berdiri untuk menyanyikan lagu tema: “Jesus Will Come on Time.”
Satu jam berikutnya diisi dengan kunjungan dari Mabel si domba, kunjungan virtual ke perpustakaan berteknologi tinggi yang menghidupkan nubuat Alkitab, serta cerita-cerita bersama Pendeta Doug Batchelor, presiden. Gaya bicaranya yang sederhana dan ilustrasi praktis yang menarik membuat setiap anak mengangkat tangan ke udara dengan harapan dipilih sebagai sukarelawan.
Kegiatan Mengungkap Misteri Kitab Wahyu
Setelah satu jam belajar Alkitab di ruang ibadah bersama Pendeta Doug, para remaja memimpin kelompok anak-anak mereka ke empat stasiun pembelajaran. Di setiap stasiun, anak-anak terlibat dalam kegiatan praktis yang menghidupkan bagian-bagian dari Kitab Wahyu.
Stasiun sains menggunakan eksperimen sains praktis untuk mengajarkan konsep-konsep Alkitab seperti penyegelan (Wahyu 7:3) dan menguji para nabi (1 Tesalonika 5:21).
Di pos kerajinan, anak-anak membuat buku catatan Kitab Wahyu yang penuh warna, lengkap dengan gambar dua binatang dalam Wahyu 13, permainan mencocokkan gambar tentang tujuh jemaat, serta gambar-gambar kreatif para siswa tentang istana surgawi mereka.
Di stasiun makanan ringan, sekelompok relawan menyiapkan piring-piring berisi makanan lezat bergaya Mediterania yang sesuai dengan pelajaran hari itu.
Pos permainan di luar ruangan menjadi favorit anak-anak. Aktivitasnya meliputi estafet tim seperti “Tuangkan Injil” dan “Pergilah Beritakan ke Seluruh Dunia.” Suatu hari, ada variasi permainan “Simon Says” yang dirancang untuk membantu anak-anak menyadari pentingnya mendengarkan pesan-pesan Tuhan. Di hari lain, anak-anak bermain permainan parasut yang seru bernama “Preserve the Sabbath.” Empat rumah loncat raksasa menjadi sorotan di hari terakhir.
Minggu itu diakhiri dengan Sekolah Sabat dan program gereja khusus yang berfokus pada Kitab Wahyu dan harapan yang dikandungnya.
Setiap hari, para siswa menerima salinan seri pelajaran Alkitab terbaru untuk anak-anak tentang Kitab Wahyu. Setiap pelajaran selaras dengan presentasi Pendeta Doug. (Panduan-panduan ini akan tersedia di Toko Buku Amazing Facts dalam waktu dekat.)
Mengapa Sekolah Alkitab Liburan (VBS) Kitab Wahyu untuk Anak-Anak?
Setiap tahun, Gereja Granite Bay Hilltop menyelenggarakan Sekolah Alkitab Liburan (VBS) untuk anak-anak di komunitas setempat. Program-program ini bukanlah program VBS biasa. Setiap tahun, dua ibu yang berdedikasi—Daniella Garza dan Kathryn Moreland—menulis dan menyelenggarakan VBS baru yang berbasis Alkitab dengan topik-topik mendalam seperti Bait Suci Ibrani dan Keluaran bangsa Israel dari Mesir.
Pada tahun 2024, Amazing Facts bermitra dengan Moreland dan Garza untuk mengemas program ini menjadi Kit VBS yang dapat digunakan oleh gereja, misionaris, dan sekolah.
Tahun ini, tim Amazing Facts bekerja sama dengan Garza dan Moreland dalam program VBS “Revelation”. Persiapan dimulai secara serius pada bulan Januari. Pendeta Jëan berkata, “Kitab Wahyu adalah kitab harapan yang menceritakan bagaimana segala sesuatu akan berakhir. Ini adalah wahyu tentang Yesus, dan semuanya berpusat pada Injil. Kami merasa tidak pernah terlalu dini untuk memperkenalkan Yesus kepada anak-anak dan membantu mereka melihat harapan yang kita miliki di dalam-Nya.”
Daniella dan Kathryn sependapat. “Saya tidak begitu memahami Kitab Wahyu saat masih kecil,” jelas Daniella. “Selalu ada seri penginjilan untuk orang dewasa, tetapi jarang yang menjelaskannya kepada anak-anak. Kami ingin menciptakan program yang akan memperkenalkan anak-anak pada Kitab Wahyu dan memberi mereka kepercayaan diri untuk menggali lebih dalam sendiri.”
Itulah tepatnya yang terjadi. Para orang tua dengan senang hati membawa anak-anak mereka ke VBS, karena tahu bahwa anak-anak mereka akan bersenang-senang dan mengenal Yesus melalui program yang menarik serta staf yang penuh kasih sayang. “Program ini sangat bagus,” kata Betsy, yang membawa ketiga anaknya. “Saya tahu mereka belajar banyak tentang Alkitab di sini.”
Jauh setelah rumah-rumah loncat, perlengkapan kerajinan, dan dekorasi panggung disimpan, dampak sesungguhnya tetap ada: Hampir 200 anak menghabiskan seminggu untuk menemukan bahwa Kitab Wahyu bukanlah kitab yang menakutkan, melainkan kitab yang menunjuk kepada Yesus dan harapan akan kedatangan-Nya yang segera.
Catatan: Paket VBS “The Amazing Revelation of Jesus” akan tersedia di Toko Buku Amazing Facts pada tahun 2027. Sementara itu, gereja-gereja yang ingin menyelenggarakan VBS berbasis Alkitab dapat memulainya sekarang dengan Paket VBS “Amazing Journey Through the Wilderness”, yang sudah tersedia hari ini di afbookstore.com.