Dukun Menemukan Harapan

Dukun Menemukan Harapan

Dukun Menemukan Harapan

“Apakah masih ada harapan bagiku?” tanya James dalam hati. Selama 40 tahun, ia telah melayani iblis sebagai dukun di desanya di Uganda. Kini, putra sulungnya telah meninggal, dan kenangan lama tentang kebenaran Injil mulai muncul kembali. James tumbuh besar sebagai seorang yang taat pada hari Sabat, tetapi ia telah mengabaikan semuanya demi mengejar kekayaan. Setan telah membalas kesetiaannya dengan sangat baik, membuatnya terkenal karena mantra dan kutukan yang ia lakukan. Namun kini, di tengah kehilangan putranya yang tak terduga, iblis tidak memberikan penghiburan apa pun kepadanya.

Bunuh diri sepertinya satu-satunya pilihan.

Untungnya, James tidak ditinggalkan dalam keputusasaan. Berkat komitmen tanpa pamrih Anda terhadap Afrika, para penginjil Amazing Facts siap membawakan kepadanya pesan harapan yang sangat ia butuhkan.

Tak lama setelah kematian putra James, misionaris AFCOE datang ke desanya dan mulai mengadakan studi Alkitab sebagai persiapan untuk seri penginjilan. Suatu hari, para misionaris mengunjungi James, menawarkan penghiburan dan harapan dari Firman Allah yang kudus. Hati tua yang keras itu tersentuh, dan ia mulai mempelajari Kitab Suci yang pernah ia baca di masa mudanya.

Pada Sabat berikutnya, dukun tua itu, kedua istrinya, dan 24 anaknya menghadiri ibadah di gereja Sabat setempat. Mereka juga mulai menghadiri rangkaian penginjilan tersebut. Pada akhir pertemuan-pertemuan itu, seluruh keluarga telah menyerahkan hati mereka kepada Kristus!

Perubahan James telah menjadi inspirasi besar bagi komunitas. Banyak orang sejak itu memilih untuk mempelajari lebih lanjut tentang kuasa yang mengubah dukun mereka menjadi hamba Allah.

Kata James, “Saya tidak dapat menjelaskan sukacita dan damai sejahtera yang saya rasakan sekarang dalam melayani Tuan baru saya, Yesus Kristus. Saya tidak lagi hidup dalam ketakutan terhadap roh-roh. Bahkan jika saya harus mati, saya percaya bahwa Yesus akan membangkitkan saya. Seluruh keluarga saya sekarang bahagia dan bebas dari ketakutan terhadap roh-roh.”

Orang-orang masih datang kepada James dari dekat dan jauh karena ketenarannya sebagai dukun, tanpa mengetahui bahwa ia telah bertobat. Ketika mereka datang untuk meminta bantuan sihirnya, mantan dukun ini malah “memikat” mereka dengan kisah pertobatannya dan mengarahkan mereka kepada Tuhan barunya!

Memang, Tuhan menjawab doa-doa Anda untuk Afrika! James dan keluarganya hanyalah sebagian kecil dari 2.414 orang yang dibaptis pada tahun 2023 berkat doa dan kedermawanan Anda.

Tidak Lagi Haus

Mumbere haus akan Allah, namun ia tidak memahami kekosongan di hatinya selama bertahun-tahun. Gereja orang tuanya tidak memuaskan hatinya, begitu pula hidupnya yang dipenuhi kecanduan narkoba. Alih-alih menikmati kesenangan hedonistik, ia justru merasa semakin kosong dan bersalah. Seperti anak yang hilang, ia mulai merindukan damai sejahtera yang hanya Allah yang dapat berikan. Doa-doa Anda telah menanamkan keinginan akan kekudusan di hati Mumbere.

Sebagai seorang pemimpin alami, Mumbere membentuk kelompok studi Alkitab pemuda di gerejanya untuk menghindari pergaulan yang buruk dan menenangkan hati nuraninya yang bersalah. Upayanya sia-sia belaka. Tak ada yang memuaskan jiwanya.

Rasa haus Mumbere semakin besar hingga Kelly, seorang pekerja Alkitab AFCOE yang Anda sponsori, mengundangnya ke seminar nubuat di desanya. Ini terbukti menjadi berkat yang telah ia doakan dan cari. Kebenaran yang menggugah jiwa yang ia dengar dan Panduan Studi Amazing Facts yang Anda berikan membantunya memahami Alkitab lebih baik dan menjawab kerinduan jiwanya.

Ketika ayah Mumbere mendengar anaknya berbicara tentang Sabat Alkitab, ia menyuruh Mumbere menjaga ternak keluarga pada malam hari agar ia menjauh dari pertemuan-pertemuan tersebut. Namun, pemuda itu begitu tekun untuk mendengarkan kebenaran sehingga ia membawa hewan-hewan itu untuk merumput di sekitar gereja agar ia dapat terus mendengarkan.

Tak lama setelah pembaptisan Mumbere, Tuhan membuka jalan baginya untuk kuliah di sebuah perguruan tinggi terdekat. Ia segera menyadari bahwa tidak ada komunitas yang menjaga Sabat di kampus, sehingga ia memulai satu. Ia mengundang para misionaris yang pernah berkhotbah di desanya untuk datang ke kampus dan berbagi kebenaran yang telah mengubah hidupnya. Berkat usahanya, orang lain kini belajar tentang kebenaran Tuhan, dan jumlah orang yang menjaga Sabat pun semakin bertambah!

Tidak lagi menjadi jiwa yang haus, Mumbere kini menikmati kelimpahan kebenaran Allah dan telah menjadi saluran berkat bagi orang-orang di lingkaran pengaruhnya.

Terima kasih telah menerima amanat Raja surgawi kita untuk menjangkau orang-orang yang terhilang di Afrika. Komitmen Anda menjawab doa-doa Mumbere, James, dan banyak orang lainnya. Berkat Anda, mereka dapat minum dengan puas dari Kristus, mata air kehidupan.

\n